do you ever think?
pernahkah kita berpikir dengan apa yang kita ucapkan atau dengan apa yang kita lakukan
itu akan menyakiti perasaan orang lain? walau dengan secara sadar atau tidak kita sadari
itu semuanya telah kita lakukan?memang benar kita manusia biasa yang tidak akan pernah
luput dari yang namanya dosa dan salah!
"Al insanu makanulkhotto wenNisyen" manusia tempatnya salah dan lupa_
tapi kadang kita merasa malu tuk mengungkapkan kesalahan kita sendiri.
dan itu akan terasa amat berat bagi kita yang tidak mau mengakui kesalahannya
dalam contoh kecil.kita memanggil temen kita sendiri dengan sebutan yang tidak dia senangi
mungkin bagi kita cuma sebagai candaan saja.tapi apakah itu juga candaan bagi temen kita?
dalam kitab diwenu imam syafi'i : beliau berkata_
"Aslih nafsaka yesluh laka Annas"
_perbaikilah dirimu niscaya orang lain akan baik padamu_
bagaimana kita akan memperbaiki diri kita kalau kita tidak tau dan tidak pernah mau tau akan
kesalahan yg kita perbuat?bagaimana orang lain akan baik pada kita kalau kita tidak baik terhadap mereka?maka kita jangan heran dan jangan marah kalau seandainya suatu saat kita juga akan merasakan hal yang sama seperti yang di rasakan temen kita.
dan kadang kita juga tidak berpikir apa yang kita ucapkan tidak sesuai dengan apa yang kita kerjakan,kadang kita dengan sengaja tidak menyadarkan diri dan tidak menyesuaikannya dengan semua itu karna mungkin kita merasa kita akan tenar dan di puji-puji oleh orang lain dengan kita seperti itu,kita mengatakan segala hal yang penuh dengan kebaikan tapi bertolak belakang dengan apa apa yang kita perbuat,dan sungguh amatlah besar kebencian Allah swt atas perbuatan yang seperti itu.
Allah berfirman dalam AlQur'an
"ya Ayyuhelladzina amanuu lima takuuluuna mala taf'aluun@kaburo maktan 'indzallah antakuuluu mala taf'aluun"
_wahai orang beriman mengapa kamu mengatakan apa apa yang tidak kamu kerjakan@Amat besar kebencian disisi Allah bahwa kamu mengatakan apa apa yang tidak kamu kerjakan.(QS.Asshof 2-3)
maka dari itulah mari kita bersama-sama berbondong-bondong dalam berbuat kebaikan yg bukan atas dasar ingin di lihat oleh orang lain demi ketenaran kita,yang mana itu bertentangan dengan perbuatan kita sendiri,tapi semua itu kita lakukan semata-mata hanya untuk mendapatkan ridho darinya semata.dan sama-sama introspeksi diri, SUDAH BENARKAH SAYA?dan sama sama berpikir apakah yang kita lakukan akan menyinggung perasaan orang lainkah?did i ever though about it's?
kalau diantara kita mengatakan, wah rasa malu itu kan kebiasaan manusia dan kita tidak bisa mengubah kebiasaan yang sudah menjadi watak kita sebagai manusia?maka jawabnya adalah"bisa"semuanya bisa kita rubah,itu semua tergantung dari diri kita sendiri,sudah sadarkah kita akan kesalahan kita?maukah kita memperbaiki kesalahan kita?
Allah berfirman dalam AlQur'an:
"innallahe Layughoyyiru ma biqoumin hatta yughoyyiru ma biamfusihim"
_sesungguhnya Allah tidakkan merubah apa yang ada pada suatu kaum sampai mereka merubahnya sendiri_
usikum weiyyeye nafsi bittaQwellah.
wellahu A'lam bisshowef_
Nov 9, 2008
Do You eVer tHink
Meraih Surga dengan Meninggalkan Dengki
Meraih Surga dengan Meninggalkan Dengki
Imam Ahmad meriwayatkan dari Anas bin Malik Radhiyallahu 'anhu, dia berkata, "Saat kami sedang duduk-duduk bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau berkata, 'Akan datang kepada kalian sekarang ini seorang laki-laki penghuni surga'. Tiba-tiba ada seorang laki-laki dari kaum Anshar yang datang dengan bekas air wudhu masih mengalir di jenggotnya, dan tangan kirinya memegang terompahnya."
"Keesokan hari Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam mengatakan seperti perkataannya yang kemarin. Lalu muncullah laki-laki itu lagi, persis seperti kedatangannya pertama kali. Di hari ketiga Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam berkata demikian lagi, dan kembali yang datang adalah laki-laki itu lagi persis kejadian pertama. Setelah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam beranjak, Abdullah bin 'Amr bin al-'Ash membuntuti laki-laki itu sampai ke rumahnya. Lalu Abdullah berkata kepadanya, 'Aku telah bertengkar dengan ayahku, kemudian aku bersumpah untuk tidak mendatanginya selama tiga hari. Bila kau mengizinkan, aku ingin tinggal bersamamu selama tiga hari'. Dia menjawab, 'Ya, boleh'."
Anas berkata, "Abdullah menceritakan bahwa ia telah menginap di tempat laki-laki itu selama tiga hari. Dia melihat orang itu sama sekali tidak bangun malam (tahajjud). Hanya saja, setiap kali dia terjaga dan menggeliat di atas ranjangnya, dia selalu membaca zikir dan takbir sampai ia bangun untuk salat subuh. Selain itu--kata Abdullah--aku tidak pernah mendengarnya berbicara kecuali yang baik-baik."
"Setelah tiga malam berlalu dan hampir saja aku menyepelekan amalnya, aku terusik untuk bertanya, 'Wahai hamba Allah, sesungguhnya tidak pernah terjadi pertengkaran dan tak saling menyapa antara aku dan ayahku, aku hanya mendengar Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam berkata tentang dirimu tiga kali, bahwa akan datang kepada kalian sekarang ini seorang laki-laki penghuni surga, dan sebanyak tiga kali itu kaulah yang datang. Maka, aku pun ingin bersamamu agar aku bisa melihat apakah amalanmu itu dan nanti akan aku tiru. Tetapi, ternyata kau tidak terlalu banyak beramal. Apakah sebenarnya yang membuatmu bisa mencapai apa yang disabdakan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam'. Maka dia menjawab, 'Aku tidak mempunyai amal kecuali yang telah engkau lihat sendiri'.
"Ketika aku hendak pulang, dia memanggilku, lalu berkata, 'Benar amalku hanya yang kau lihat, hanya saja aku tidak mendapati pada diriku sifat curang terhadap seorang pun dari kaum muslimin. Aku juga tidak iri pada seseorang atas karunia yang telah diberikan Allah Subhaanahu wa Ta'ala kepadanya'. Maka Abdullah bin 'Amr berkata, 'Inilah amal yang telah mengangkatmu pada derajat yang tinggi dan inilah yang berat kami lakukan'."
Sumber: Musnad Ahmad 3/166
Nov 6, 2008
KehiDupaN yG seMpuRna
"kehidupan yang sempurna"
Allah menciptakan kita dalam bentuk yang paling sempurna dan melengkapinya dengan sifat yang unggul.yang mengungguli seluruh makhluk sebagaimana di tunjukkan oleh kemampuan intelektual yang khas dalam berpikir dan memahami,dan kesiapannya untuk belajar dan mengembangkan budaya tidak perlu lagi di pertanyakan.
kebutuhan kita sangatlah tidak terbatas yang sengaja Allah ciptakan agar kita mengerti bahwa kita adalah hamba Allah dan bahwa dunia ini adalah tempat tinggal yang sementara.
kita tidak memiliki kekuasaan apapun terhadap segala sesuatu,sebagaimana halnya kita tidah mengetahui dmna atau bagaimana kita akan meninggal.
Hidup makin menjauh detik demi detik.Sadarkah kita bahwa setiap hari membawa kita kepada kematian, atau bahkan kematian itu lebih dekat dari apa yg kita perkirakan
Sebagaimana disebutkan di dalam ayat, "Setiap jiwa akan merasakan mati; kepada Kamilah(ALLAH) engkau akan kembali", (QS Al Ankabuut, 27: 57)
setiap orang yang pernah muncul di dunia ini ditakdirkan untuk mati.Tanpa kecuali kita semua.Mereka yang hidup saat ini dan mereka yang akan hidup kelak juga akan menghadapi kematian pada hari yang telah ditentukan. Walaupun begitu, kita cenderung menganggap kematian sebagai peristiwa yang tidak mungkin terjadi atau hanya akan terjadi di saat kita tua.
Bayangkanlah seorang bayi yang baru saja membuka matanya terhadap dunia dan seseorang yang akan mengembuskan nafas terakhir.Keduanya tidak dapat mengubah apa pun dari kelahiran dan kematian mereka sendiri.Hanya Allah yang memiliki kekuasaan untuk meniupkan nafas kehidupan atau mengambilnya.Semua manusia akan hidup sampai hari tertentu dan kemudian mati.
dikehidupan ini kita punya cita2 tertentu untuk dicapai kekayaan,harta dan kedudukan yang lebih baik,serta pasangan dan anak-anak. Inilah di antara cita2 yang umum bagi hampir semua orang. Segala rencana dan upaya dikerahkan untuk mencapai tujuan kita. Meskipun satu-satunya fakta yang tidak dapat disangkal adalah bahwa segala sesuatunya cenderung menua dan musnah,kita tidak dapat melepaskan diri dari keterikatan terhadap duniawi. Suatu hari sebuah mobil baru akan ketinggalan zaman karena sebab-sebab alamiah,tanah pertanian yang subur menjadi gersang,seorang yang cantik kehilangan semua pesonanya ketika ia menua. Di atas segalanya,setiap dari kita akan mati meninggalkan segala sesuatu yang kita miliki.Namun meskipun terdapat fakta-fakta yang tak terbantahkan ini,kita tetap menunjukkan kecintaan yang tak terhingga terhadap harta benda.
bagi kita yang menghabiskan hidup dalam kecintaan buta akan harta duniawi akan menyadari bahwa kita menghabiskan seluruh hidup kita mengejar ilusi. kita akan menyadari keadaan yang menggelikan ini setelah kita mati.Pada saat itulah akan tampak jelas bagi kita tujuan akhir kehidupan yakni menjadi hamba Allah yang ikhlas.
Semua hal di dunia ini kekayaan,pasangan,anak2dan perdagangan menyibukkan banyak orang di dalam hidupnya. Namun,jika kita dapat memahami kekuasaan dan keagungan Allah, kita akan paham bahwa semua hal yang diberikan kepada kita hanyalah sarana untuk memperoleh keridhaan-Nya.Dengan cara ini, kita juga akan memahami bahwa tujuan utama kita adalah menjadi hamba-Nya.Sedangkan bagi kita yang tidak benar-benar beriman kepada Allah memiliki pandangan yang kabur dan pemahaman yang dangkal akan keberadaan kita karna ambisi duniawi kita. kita akan mengharapkan hal2 besar dari kehidupan yang fana ini.
Banyak dari kita yang mengira bahwa mungkin saja menjalani kehidupan yang sempurna di dunia ini. Menurut pandangan ini hidup yang bahagia dan menyenangkan dicapai melalui kelimpahan materi yang memuaskan dan pengakuan atas status sosial seseorang umumnya dianggap sebagai asas bagi kehidupan yang sempurna.
Namun menurut cara pandang Al Quran,suatu "kehidupan yang sempurna" yaitu,kehidupan tanpa masalah adalah mustahil di dunia ini. Ini semata karena kehidupan di dunia memang sengaja dirancang untuk tidak sempurna karna kesempurnaan adanya di akherat kelak.
Akar kata bahasa Arab'dunia'dunya mempunyai sebuah arti penting.Secara sorfnya,kata ini diturunkan dari akar kata daniy yang berarti "sederhana","remeh","rendah"dan"tak berharga". Jadi kata'dunia'dalam bahasa Arab secara inheren mencakup sifat-sifat ini.
wallahu a'lam bissowef
faj'alna ya Allah min abdikassholihin
faman narju siweka ya robbal alamin.Amin..
Arti hiDup DaLam berBagi
"Arti hiDup DaLam berBagi"
Hid up adalah karunia Allah yang terbesar buat diri kita.
Dengan hidup kita bisa menikmati keindahan dunia ini
Dengan hidup kita bisa merasakan nikmat dan anugrah yang Allah berikan kepada kita
Dengan hidup kita dapat berbagi rasa.
Dengan hidup kita dapat berbagi canda
Dengan hidup kita dapat berbagi kebahagiaan
Dengan hidup kita dapat berbagi cinta dan kasih sayang
Dan dengan hidup kita dapat merasakan makna berbagi
Di saat kita dalam kesedihan kita dapat merasakan perhatian tulus dari sahabat2 kita, keluarga kita, dan orang2 terdekat kita
Disaat kita dalam kesulitan kita dapat merasakan ketenangan karena banyak yang membantu kita
Disaat kita marah kita dapatkan seseorang yang mau mendengarkan keluh kesah kita tanpa pernah mengahakimi kita
Dan di saat kita merindukan kebahagiaan banyak sekali yang datang untuk berbagi kebahagiaan dengan kita
Itulah makna kedekatan, makna pershabatan dan makna cinta sesungguhnya
Cinta yang lahir dari hati yang tulus
Cinta yang terbit dari lubuk hati yg terdalam
Cinta yang dilandasi oleh kasih sayang yang di rahmati Allah
Allah maha pemberi kasih
Allah maha pemberi sayang
Allah lah yang memberikan rasa kasih dan sayang kepada hambaNya
Kasih sayang dan Cinta adalah salah satu bentuk nikmat yang Allah turunkan buat kita
Jangan pernah sesekali kita menyia-nyiakan nikmat yang di berikan kepada kita, karena khawatir jika kita menyiakan nya, Allah akan mencabutnya dari hidup kita
Jika demikian maka hilanglah semua kebahagiaan hidup ini, terasa hampa, gersang dan hidup ini akan kehilangan makna nya
Untuk itu marilah kita jaga amanah dan nikmat ini semoga kita menjadi hamba yang beruntung, semoga kita menjadi hamba yang berbahagia dengan rasa kasih sayang dan cinta yang telah Allah berikan kepada kita.
Marilah kita selami makna berbagi ….
Berbagi bukan berarti kita harus menerima …
Berbagi bukan berarti harus mengekang ..
Berbagi bukan berarti kita memaksakan keinginan …
Tapi berbagi adalah memperluas kasih sayang dan cinta yang Allah berikan kepada kita sehingga menyebar kesegenap kehidupan kita ini
Sesunguhnya kebahagiaan yang sejati adalah kebahagiaan dimana kita dapat memberi kebahagiaan kepada orang lain.
Itulah makna berbagi …
jika di dalam hidup ini kita dapat saling berbagi maka dalam hidup ini mestinya kita semua dapat merasakan kebahagiaan yang sama … kebahagiaan di saat kita dapat berbagi dan kebahagiaan dimana kita dapat menerima kebahagiaan yang orang lain berikan dengan tulus kepada kita……
maka… marilah kita terus menerus berusaha untuk menyelami apa makna hidup, makna berbagi dan hakikat kasih sayang dan Cinta…..
ReNunGaNku
renunganku...
Dalam sadarku bertanya..pernahkah terbersit dalam benakku bahwa apa yang kulihat,apa yang kudengarkan dan apa yang kuperhatikan adalah pelajaran buatku,dalam mengarungi samudra kehidupan di dunia dan akheratku kelak,!tepi terkadang aku cuek dengan apa yang ada di sekitarku,dan itu adalah salah satu kelemahanku yang perlu kurubah dan harus berubah dan pasti akan bisa berubah.!!
Allah memberiku masalah agarku bisa pintar,pintar mengatur siasat dalam memecahkan masalah, Allah memberiku berbagai macam cobaan agarku bisa kuat...
tapi...kemana kekuatanku?kemana kepintaranku?di saat ku di terpa berbagai macam masalah dan berbagai macam cobaan...?? apakah identitasku sebagai "manusia biasa" kan ku jadikan sebagai alasan atas ketidak berdayaanku..!!
dalam sujudku berdoa" ya Allah sadarkan ku dan luruskan jalan ku "........
cairo,05/08/08
TeRusaNnya Disini nich......
bOseNku
'perasaan itu yG kerap muncul
menemani hari hari ku.
rasaNya iNgiN teriak yG keras
tapi mulutku buNgkam
rasaNya iNgin meNanGis
tapi maTa ku taNdus
kadaNg ku berpikir,...
Aku siapa sih
Aku apa sih
Aku kenapa sih
b0seN ku deNgaN seNdiri sepi
suNyi aku beNci,..
rasaNya inGin ber0ntak saja
tapi hatiku geNtar,.
b0seN
kenapa seLaLu sAja aDa
daN seLaLu sAja meNgiriku
di hari daN LaNgkahku,.........
me"17,mei'07
_perasaaNku_
TeRusaNnya Disini nich......
BeRheNtiLah MeNgaNaLisa hiDup
jaLaNi aja Apa AdaNya
AnaLisaLah yG membUaT rUmiT
Lihat sUdah bEraPa jAuh sAya beRjaLaN
bukaN mAsih bEraPa jaUh sAya berjaLaN
hiTuNg yG haRus di syUkuRi
jaNgaN hiTuNg yG tidak d peRoLeh
me"12,11,07 TeRusaNnya Disini nich......
kata Hati
tak tau lagi apa yang terjadi
hati ini begitu sepi
terasa seperti dulu lagi
saat tidak ada yang di hati
kau tau aku menunggu
tepatnya hatiku yang menunggu
apa yang ada di hatimu
dan di pikiranku pun begitu
semua yang telah kurasa
semua yang ku sirna
semua yang ku percaya
hanya ada pada dirinya
apa yang ku dapatkan
takkan mudah tak tertelan
semua yang kurasakan
tak seperti yang di depan
semua yang dilarang
hanya ada di belakang
tapi ini saat mendatang
saat semuanya telah hilang
meraih semua mimpi
yang di kehendaki
dengan tegak berdiri
mencari cinta sejati
apa hidup ini
hanya saat untuk menunggu mati
menunggu jawaban yang tak pasti
saat jiwa masih terisi...
KaMutku
Sesuatu yang baik, belum tentu benar.
Sesuatu yang benar, belum tentu baik.
Sesuatu yang bagus, belum tentu berharga.
Sesuatu yang berharga, belum tentu bagus
sebagai renungan bahwa
hidup takkan selamanya indah
hidup takkan selamanya bahagia
kadangkala hidup jadi masalah buat kita
kadang kita yg menjadikan hidup sbg masalah
hanya bagaimana kita bisa mengkondisikan diri
dengan keadaan kita yg takkan selalu lurus
dalam berjalan mengarungi samudra kehidupan....
12/06/08_
TuLisaN iseNgku
"berani hidup,tak takut mati"
"berani mati,tak takut hidup"
"takut hidup mati saja"...
"...."
itu pesan beLiau kepada kami...
saat Aku terbelit berbagai masalah
ku ambil kesimpulan dari kata2 itu..
*hidup adalah masalah,_
*berani hidup,tak takut masalah_
*takut bermasalah,jangan hidup_
Tp Apakah dengan masalah itu
kita libatkan semua yg ada di sekitar kita??
disitulah kita teruji..bagaimana kita akan mensikapinya...
"aku orang dewasa,
"bisa berpikir dewasa,
"dan bisa berbuat selayaknya orang dewasa,
"karna aku sudah dewasa,



